Berita

Conference on Sustainability Science 2018 Ecology and Sustainability Science : From Theory to Practice

Interkoneksi adalah salah satu kata kunci untuk memahami keberlanjutan. Khususnya dalam konteks mencapai hubungan manusia dan alam yang berkelanjutan. Interkoneksi bukan hanya tentang keterkaitan sistem yang berbeda (sistem alami dan sosial), tetapi lebih dari itu juga tentang saling ketergantungan. Inilah yang dimaksud dengan ekologi. Tanpa mengakui arti interkoneksi, diskusi tentang keberlanjutan akan berakhir tanpa hasil. Faktanya, keberlanjutan ekologis adalah dasar dari banyak pemikiran dan sains keberlanjutan.

Untuk membahas masalah keberlanjutan, sangat penting untuk menggunakan ilmu ekologi sebagai platform. Meskipun ekologi sebagai tulang punggung ilmu keberlanjutan masih mengembangkan dan membentuk teori dan konsep baru yang penting untuk memajukan ilmu keberlanjutan, kepraktisannya harus ditekankan karena ilmu keberlanjutan sebagai ilmu yang baru muncul membutuhkan teori yang terintegrasi dengan praktik. Ilmu keberlanjutan membutuhkan integrasi ini karena merupakan ilmu yang berbasis penggunaan (use-driven) dan solusi (solution-based).

Atas dasar pemikiran yang disebutkan di atas, tema Konferensi ke-3 tentang Ilmu Keberlanjutan adalah ‘Ecology and Sustainability Science : from theory to practice’. Melalui tema ini, ekologi akan dibahas dari berbagai perspektif terkait dengan praktik-praktik ilmu keberlanjutan. Akademisi, pejabat pemerintah, organisasi non-pemerintah, media dan masyarakat umum telah mengambil bagian dalam konferensi tersebut.

Kami berterima kasih kepada semua keynote speaker dan invited speaker yang telah menghadiri konferensi ini, yaitu :

  1. Prof. Diego Vazquez-Burst, Profesor di Universitas Portsmouth, Inggris dan Profesor Tamu di Universitas Federal Santa Catarina, Brasil.
  2. Ir. Wiratno, M.Sc, Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan, Republik Indonesia.
  3. Prof. Dr. Michiel A. Heldeweg LL.M, Universitas Twente, Belanda.
  4. Prof. Hans Bressers, Universitas Twente, Belanda.
  5. Prof. Makoto Yokohari, Universitas Tokyo, Jepang.
  6. Prof. Dr. Joseph Sarkis, Sekolah Tinggi Bisnis Worcester Polytechnic Institute, USA.
  7. Prof. Dr. Yunita T Winarto, Universitas Indonesia.
  8. Roy Huijsman Ph.D, ISS Erasmus Rotterdam, Belanda.

CSS ke-3 tahun 2018 menghasilkan 70 presentasi lisan dan 8 poster dan melalui seleksi ketat menghasilkan 37 makalah lengkap yang mencakup 4 topik utama : (1) Conservation, ecosystem services, urban and rural development, (2) Bio-economy, circular economy, business and policy (3) Ecology, resilience and environmental hazards/vulnerability, and (4) Inclusive education, social and technologic innovation.

Tidak terlalu berlebihan bahwa Konferensi ke-3 tentang Ilmu Keberlanjutan yang diadakan pada 9-10 Oktober 2018 di Universitas Padjadjaran adalah bagian dari jalur untuk mencapai hubungan manusia dan alam yang berkelanjutan. Selain itu, konferensi ini diharapkan dapat memberikan kesempatan untuk membangun pemahaman bersama dan lebih baik di antara berbagai pihak tentang ilmu keberlanjutan dalam teori dan praktik.

Kumpulan abstract conference bisa Anda dapatkan Disini
Full Paper Link Download

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *