SEJARAH

Sejarah Berdirinya CESS Unpad

Centre for Environment and Sustainability Science (CESS) merupakan nama baru dari Pusat Penelitian Sumber Daya Alam dan Lingkungan yang pada awal pendiriannya bernama Lembaga Ekologi yang didirikan dengan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor : 43/Kep/UNPAD/72, tanggal 23 September 1972. Perubahan nama Lembaga Ekologi merupakan konsekuensi penerapan Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 1980 tentang Pokok-Pokok Organisasi Universitas/Institut Negeri. Sesuai dengan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran No. 85/1/01/06/A/1983, tanggal 16 September 1983, nama Lembaga Ekologi diubah menjadi Pusat Penelitian Sumber Daya Alam dan Lingkungan (PPSDAL). Kemudian pada tahun 2018 PPSDAL berubah menjadi salah satu pusat unggulan di Universitas Padjdjaran dengan SK Rektor Nomor 63/UN6.RKT/Kep/HK/2018 tentang Pembentukan Pusat Unggulan Inter and Transdisiplinary Research on Environment and Sustainability Science (CITRESS) yang kemudian selanjutnya akan disebut dengan nama Pusat Unggulan Lingkungan dan Ilmu Keberlanjutan (PULIK) atau Centre for Environment and Sustainability Science (CESS).

PULIK/CESS yang pada awal pendiriannya bernama Lembaga Ekologi, didirikan sebagai respon atas program pembangunan yang gencar dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. Dengan tujuan utama berkontribusi terhadap upaya menjaga keseimbangan ekologi (lingkungan) dan pembangunan, Lembaga Ekologi, pada waktu itu, menetapkan orientasi program dan kegiatan risetnya pada pokok persoalan Ekologi dan Pembangunan (eco-development) dengan tujuan akhirnya adalah tercapainya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan (sustainable human well-being), dengan pendekatan multi-, inter- dan trans-disiplin.
PULIK/CESS merupakan lembaga pertama di Indonesia yang mengembangkan kajian lingkungan dan ilmu keberlanjutan yang bersifat inter- dan transdisiplin serta menyebarluaskan pengetahuan dasar dan terapan di bidang ekologi pembangunan. Pusat unggulan ini memiliki tugas:

  1. Riset/studi dan/atau kajian dalam rangka pengembangan keilmuan yang bersifat multi-, inter- dan/atau transdisiplin guna menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat dan mengembangkan kelimuan dalam lingkup kajian lingkungan dan Ilmu Keberlanjutan;
  2. Pelatihan yang terkait dengan keahlian dalam bidang pengelolaan dan perlindungan SDA-LH dan Ilmu Keberlanjutan;
  3. Koordinasi pendayagunaan periset bidang pengelolaan dan perlindungan SDA-LH dan Ilmu Keberlanjutan (di tingkat Unpad);
  4. Pengembangan kemampuan profesional peneliti dan staf pendukung yang terlibat dalam kegiatan di Pusat Unggulan;
  5. Pengelolaan seminar/simposium berskala internasional;
  6. Evaluasi penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan;
  7. Kerjasama yang saling menguntungkan dengan instansi pemerintah, swasta dan lembaga-lembaga lain baik yang ada di dalam maupun luar negeri.
  8. Menginisiasi kegiatan pengembangan di bidang pendidikan setingkat program pascasarjana;
  9. Memberikan pelayanan jasa keilmuan dalam bidang pengelolaan dan perlindungan SDA-LH dan Ilmu Keberlanjutan
  10. Mendorong staf peneliti untuk menjadi pembicara/pemakalah pada forum ilmiah nasional dan internasional
  11. Melakukan publikasi ilmiah dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi dan jurnal internasional
  12. Mengundang lembaga nasional dan internasional melakukan kunjungan ke Pusat Unggulan;
  13. Melibatkan mahasiswa Sarjana, Magister, Doktoral dalam kegiatan penelitian dan publikasi.

Sehubungan dengan peran yang diharapkan dari keberadaan Pusat Unggulan Lingkungan dan Ilmu Keberlanjutan, sebelumnya PPSDAL (Lembaga Ekologi) Unpad telah banyak melakukan berbagai kegiatan riset yang berkontribusi secara langsung atau tidak langsung terhadap upaya pencegahan kerusakan lingkungan termasuk dampak negatif terhadap masyarakat akibat pembangunan yang dilakukan dan upaya mendukung pembangunan yang ramah lingkungan, termasuk menginisiasi pendirian Program Studi Magister Ilmu Lingkungan sebagai wahana untuk mendorong terwujudnya masyarakat yang sadar lingkungan (ecologically literate society). Untuk mewujudkan peran tersebut PULIK/CESS telah melaksanakan berbagai kegiatan penelitian, lokakarya, seminar dan konferensi. Dalam pelaksanaan aktivitas tersebut PULIK/CESS mengembangkan pendekatan interdisiplin baik dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan maupun pendidikan dan pelatihan dalam bidang ekologi pembangunan. Konsep-konsep dan hasil penelitian yang telah dihasilkan telah disebarluaskan kepada masyarakat ilmiah, pengambil keputusan, perencana, pengelola dan masyarakat melalui publikasi, mass media, seminar maupun pertemuan resmi lainnya. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut, PULIK/CESS bekerjasama dengan instansi pemerintah dan swasta baik dalam maupun luar negeri.

Namun demikian, dalam empat dekade terakhir sejak PPSDAL (Lembaga Ekologi) didirikan, persoalan lingkungan terkait dengan “pembangunan”, semakin terasa gejalanya. Berbagai kerusakan sumber daya alam dan lingkungan berlangsung dengan tingkat akselerasi kerusakan yang semakin memprihatinkan, termasuk di antaranya adalah berbagai kerusakan lingkungan di wilayah Provinsi Jawa Barat. Untuk merespon berbagai persoalan yang semakin memburuk tersebut, PPSDAL bertransformasi menjadi Pusat Unggulan Lingkungan dan Ilmu Keberlanjutan yang memiliki tugas dan fungsi seperti telah disebutkan di atas pada lima tahun mendatang dan diharapkan akan dapat berperan lebih banyak dalam mneyelesaikan berbagai masalah lingkungan dan keberlanjutan yang telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini.