Skip to content
Home » News » Tetragonulity: an International Workshop and Mass Splitting of Tetragonula spp. colony

Tetragonulity: an International Workshop and Mass Splitting of Tetragonula spp. colony

[cess.unpad.ac.id, 29/5/2021] Workshop internasional pelatihan budidaya lebah Tetragonula spp. atau bahasa Indonesianya adalah kelulut dan teuweul (Sunda) telah selesai dilaksanakan. Workshop ini mengundang para keynote speaker yang bergerak di bidang riset dan budidaya lebah kelulut alias teuweul. Para pembicara berasal dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Brazil, Australia, hingga Belanda.

Tanggal 20 Mei telah ditetapkan oleh PBB sebagai Hari Lebah Sedunia. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperingatinya. Diantaranya adalah mempromosikan dan mengapresiasi lebah dari mulai aspek kontribusi bidang kesehatan masyarakat hingga fungsi ekologis sebagai pollinator tanaman pangan dunia.  Dalam kesempatan hari lebah sedunia tahun 2021 ini, muncul gagasan untuk menandai hari tersebut dengan menyelenggarakan perbanyakan koloni lebah ditingkat budidaya. Hal ini bernilai positif sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan ekstraksi koloni lebah dari alam. Bahkan pemikiran lanjut dari gagasan split koloni lebah ini diharapkan mengarah kepada recovery populasi lebah di alam, selain dari upaya-upaya restorasi habitat lebahnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, PUI-PT CESS bekerjasama dengan Pusdiklat Teuweul akan mengadakan international workshop secara online pada tanggal 29 Mei 2021. Tema dari kegiatan international workshop ini adalah Mengakrabi Lebah Tanpa Sengat (Tetragonula spp.) untuk Keberlanjutan Bersama. Tema dari kegiatan tersebut adalah menjaga ekosistem lebah dan membudidayakannya sehingga terciptanya keberlanjutan keberadaan lebah teuweul ini. Diharapkan setelah selesainya workshop ini, bisa meningkatkan motivasi dan eksistensi pembudidaya lebah madu kelulut di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.