Skip to content
Home » News » Bedah Buku “Metode Pengambilan dan Analisis Plankton”

Bedah Buku “Metode Pengambilan dan Analisis Plankton”

[cess.unpad.ac.id, 08/10/2021] Walaupun masih dalam kondisi pandemi Covid-19, tidak menyurutkan semangat dosen Departemen Biologi sekaligus peneliti di Center for Environment and Sustainability Science (CESS) Universitas Padjadjaran untuk memberikan kontribusi terbaik dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Hal tersebut ditunjukkan oleh terbitnya buku karya Dr. Keukeu Kaniawati Rosada, M.Si. sebagai penulis pertama serta Prof. Sunardi, Ph.D. sebagai co-author yang berjudul Metode Pengambilan dan Analisis Plankton

Buku tersebut dibedah secara khusus di kegiatan yang diselenggarakan CESS Unpad bertajuk Workshop Bedah Buku: Metode Pengambilan dan Analisis Plankton pada 8 Oktober lalu. Kegiatan tersebut mengundang pengulas buku dari tiga bidang yang berbeda, yaitu akademisi, peneliti, dan industri di bidang plankton dan ekologi perairan. Ketiga narasumber tersebut yaitu Prof. Dr. Hertien Koosbandiah Surtikanti, M.Sc. ES. Ph.D., guru besar Biologi Lingkungan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI); Dr. Ir. Lukman, M.Si. dari Pusat Penelitian Limnologi LIPI-BRIN; dan Bernard Sihombing, ST. MM., dari PT Sucofindo.

Acara dibuka oleh ketua CESS Unpad, Prof. Parikesit, Ph.D. sekaligus menyampaikan rasa antusias dan harapannya terhadap buku yang dibedah tersebut. “Semoga dengan diterbitkannya buku ini, dapat menjadi panduan bagi mahasiswa dan peneliti di bidang ekologi perairan terutama plankton serta dapat memacu motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang ekologi perairan di Indonesia” ungkap Prof. Parikesit. 

Kegiatan ini diikuti oleh 231 peserta dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, dosen, peneliti, hingga pelaku industri. Bedah buku diawali dengan pemaparan dari penulis yaitu Dr. Keukeu Kaniawati Rosada. Beliau menyampaikan intisari dari buku yang ditulisnya serta konsep dasar metode pengambilan dan analisis plankton. Dr. Keukeu juga berharap dengan adanya buku tersebut dapat membantu identifikasi plankton ekosistem air tawar khususnya bagi mahasiswa yang bergerak di riset ekologi perairan. 

Para narasumber menyampaikan masing-masing ulasan berdasarkan latar belakang yang berbeda. Tentunya hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku dan terbitnya edisi yang sudah direvisi di masa yang akan datang. Kegiatan bedah buku pun diakhiri dengan pengumuman 100 orang pendaftar pertama yang berhak mendapatkan buku secara gratis serta 3 orang pemenang kuis selama kegiatan bedah buku. Para peserta juga menunjukkan minat yang tinggi saat dan setelah acara berlangsung. Beberapa peserta berharap bisa memiliki buku tersebut baik versi hardcopy (dengan pemesanan) maupun softcopy (ebook) yang rencananya akan diupload di website CESS. [AN]