Skip to content
Home » News » Memaknai Hari Keanekaragaman Hayati

Memaknai Hari Keanekaragaman Hayati

[cess.unpad.ac.id, 23/05/2021] Tanggal 22 Mei menjadi peringatan Hari Internasional Keanearagaman Hayati yang rutin diperingati setiap tahun di dunia. Pada tahun ini, Center for Environment and Sustainability Science (PUI-PT CESS), Universitas Padjadjaran memiliki kesempatan untuk mengkampanyekan isu keanekaragaman hayati melalui suatu ruang diskusi ilmiah. Ketua PUI-PT CESS, Prof. Parikesit, M.Sc. Ph.D memiliki kesempatan sebagai pembicara dalam diskusi ilmiah rutin yang diadakan oleh Dewan Profesor Universitas Padjadjaran yang bejudul SAJABI (Satu Jam Berbicang Ilmu). Acara yang dilaksanakan pada hari sabtu sore, 22 mei 2021 ini diadakan secara daring dengan dihadiri oleh para Guru Besar UNPAD, Para Dosen Pengajar UNPAD serta para Mahasiswa UNPAD. 

Prof. Parikesit mengawali pemaparannya dengan membawa tema dari peringatan hari internasional keanekaragaman hayati di dunia tahun 2021 yaitu “We’re part of the solution”. Dikatakan bahwa “melalui tema tersebut menjadi pengingat bahwa keanekaragaman hayati merupakan jawaban atas berbagai tantangan dalam pembangunan berkelanjutan”. Pemaparan materi yang berlangsung selama 45 menit, cukup padat dan komprehensif dengan tidak mengurangi pesan utama dari diskusi sore itu tentang bagaimana memaknai hari keanekaragaman hayati. Setelah pemaparan, dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab dari para peserta. Proses tanya jawab berlangsung menarik dan berasal dari lintas bidang keilmuan. Diskusi ditutup dengan kesimpulan bahwa permasalahan keanekaragaman hayati tidak selalu dapat diselesaikan oleh para ilmuan dari ilmu alam, melainkan perlu kolaborasi yang bersifat multi-inter-(bahkan) trans-disiplin keilmuan dan Universitas Padjadjaran memiliki potensi besar untuk berkolaborasi serta menciptakan solusi yang berbasis ilmiah. 

Sementara, di tengah-tengah pemaparanya, Prof. Parikesit M.Sc, Ph.D ikut mempromosikan salah satu kegiatan PUI-PT CESS yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2021 tentang splitting massal koloni lebah tanpa sengat yang melibatkan lebih dari 4 negara. Dikatakan, bahwa acara tersebut merupakan salah satu aksi nyata dari PUI-PT CESS berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam upaya melestarikan keanekaragaman hayati dengan menyelamatkan koloni lebah tanpa sengat di alam, sehingga dapat menjaga dari kepunahan.